kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Suzuki membidik pecinta off road


Senin, 06 Januari 2020 / 15:28 WIB
Suzuki membidik pecinta off road
ILUSTRASI. Pengunjung memotret Suzuki Jimny 'Tough Concept' yang dipajang bersama seri Jimny lainnya pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (18/7/2019). PT Suzuki Indomob

Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Penjualan kendaraan model klasik rupanya bukan hanya dilakukan para agen pemegang merek (APM) sepeda motor di tanah air. Untuk menjaring pelanggan, APM kendaraan roda empat juga menawarkan nuansa romantisme dengan memasarkan produk model lawas.

Salah satunya adalah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), APM mobil Suzuki. Pada Juli 2019 lalu, SIS meluncurkan Suzuki Jimny di event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.


Sejak pertama kali dipamerkan di GIIAS 2018 lalu, Jimny generasi keempat ini langsung mencuri perhatian masyarakat. Dengan panjang 3.265 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm, mobil legendaris ini memiliki dimensi yang mampu menerjang berbagai medan.

Penggunaan mesin K15B yang ringan dengan tenaga 102/600 rpm dan torsi 130/4000 rpm sebagai dapur pacu, meningkatkan akselerasi dan membantu penghematan bahan bakar. Mesin Jimny anyar ini menawarkan kemampuan off road mutakhir untuk menghadapi dan mengeksplorasi tantangan dengan mode berkendara 2H, 4H dan 4L.

Donny Setiawan, Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan, peluncuran mobil Jimny generasi keempat ini untuk mengapresiasi para penggemar Suzuki Jimny di Indonesia. Hal ini sekaligus menandai inovasi Jimny yang menghadirkan fitur-fitur modern dan performa berkualitas, tapi tetap mewariskan keistimewaan identitasnya sebagai mobil off road, kata Donny.

Menurut Donny, saat ini SIS hanya memasarkan satu varian Suzuki Jimny, dengan dua pilihan transmisi, yakni automatic dan manual. Untuk manual, SIS membanderol Jimny terbaru Rp 340,5 juta on the road (OTR) di wilayah Jabodetabek dan Jimny automatic Rp 353 juta OTR.

Cuma, pelanggan harus bersabar jika ingin memiliki Jimny terbaru ini. Pasalnya, kata Donny, sejak diluncurkan hingga saat ini, pemesanannya harus inden. Saat ini pemesanan Jimny masih harus inden. "Sampai November 2019, kami baru sanggup mendistribusikan 400 unit Jimny generasi terbaru," papar Donny.

Meski sudah memiliki basis pelanggan loyal, SIS tak mau mematok target besar untuk penjualan Jimny. Donny bilang, pihaknya hanya menargetkan penjualan sebanyak 4050 unit Jimny per bulan sesuai dengan kapasitas suplai.

Tentu, untuk mencapai target tersebut, SIS melancarkan sejumlah strategi pemasaran. Salah satunya, SIS hanya membidik kalangan pecinta mobil off road, terutama Suzuki Jimny.

Cara ini lebih mudah bagi SIS untuk melakukan penetrasi produk. Sebab, Jimny telah melegenda dan menjadi bagian dari sejarah otomotif Indonesia. "Sejak diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1979, Jimny telah terjual lebih dari 130.000 unit," tandas Donny.

 



TERBARU

×